Mahasiswa PGMI UIN Jakarta Lakukan Kunjungan Edukasi Lingkungan ke Kerta Bumi

image
Kunjungan Edukasi Lingkungan oleh Mahasiswa

Sebanyak 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan kunjungan edukasi lingkungan ke Kerta Bumi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan melalui praktik langsung di lapangan.

Kunjungan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan sampah di masyarakat modern yang belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang optimal. Dampak negatif seperti pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan menjadi alasan pentingnya edukasi berbasis pengalaman bagi mahasiswa sebagai generasi penerus.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan langsung dari tim pengelola Kerta Bumi mengenai berbagai metode pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan, daur ulang, hingga pengolahan limbah organik. Tidak hanya teori, mahasiswa juga diajak untuk melihat dan memahami proses pengolahan sampah secara langsung.

Salah satu program yang menarik perhatian adalah sistem bank sampah, di mana masyarakat dapat menukarkan sampah bernilai guna seperti plastik dan kertas menjadi uang. Program ini dinilai mampu memberikan manfaat ganda, yakni mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga menyaksikan proses transformasi limbah plastik menjadi berbagai produk fungsional seperti vas bunga, meja, dan lemari. Sementara itu, limbah organik diolah menjadi pakan maggot yang kemudian dimanfaatkan untuk peternakan ayam, menciptakan siklus ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

Kerta Bumi juga memperkenalkan berbagai inovasi teknologi hijau, seperti sistem hidroponik, pengeringan bahan herbal menggunakan sinar UV, serta teknologi pemanenan air hujan (rain water harvesting) yang diolah menjadi air layak konsumsi dan kebutuhan sanitasi.

Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan. Mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga diharapkan dapat menginspirasi lahirnya inovasi-inovasi berbasis lingkungan. Sebagai calon pendidik, pengalaman ini menjadi bekal penting untuk menanamkan kesadaran menjaga lingkungan kepada generasi mendatang.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *